My Actifit Report Card: November 22 2020

in hive-193552 •  2 months ago 

Walaupun akhir pekan, dimana kita menikmati hari libur, tetapi saya telah melakukan visite, memeriksa pasien yang sedang dirawat pada Rumah Sakit Avincena, Bireuen. Pasien yang dirawat memang tidak sebanyak dulu sebelum pandemi. Saat memasuki koridor rumah sakit, saya melihat sebuah foto yang dipajang di dinding, dan ada foto saya di dalamnya, saya pun menjepret foto yang telah dibingkai tersebut.

C7ECE47C-BE1A-44A9-8F6C-4F9A23510C27.jpeg

Rumah Sakit Avicenna Bireuen berada di Desa Lhok Awe Teungoh, di sebelah Masjid Kampung Lhok Awe Teungoh. Tepat berada di pinggir jalan menuju Pantai Kuala Raja. Kira-kira sekitar satu kilometer dari Tugu Bireuen. Jalan menuju ke Rumah Sakit Avicena sangat mulus. Jalan ini sudah diperbaiki, dan saat ini sudah sangat bagus. Berbeda dengan dulu, jalan ke Kuala Raja ini selalu dalam kondisi jelek, selama berpuluh tahun lamanya. Baru sekitar lima tahun lalu, jalan ini benar-benar diperbaiki dengan kualitas aspal sangat baik.

10D6CC0D-87DA-4C64-BB9A-B6C20B42DC69.jpeg

Ketika sudah berada di dalam rumah sakit, saya menuju counter perawat. Dua orang perawat menyambut saya, kemudian kami menuju ruangan pasien untuk memeriksa keadaan mereka hari ini. Hanya ada lima orang pasien yang saya kunjungi. Salah satu diantaranya adalah penderita diabetes yang luka kakinya. Kemarin dokter bedah telah membersihkan luka tersebut, namun kadar gula pasien tersebut masih belum terkontrol, sehingga saya menaikkan dosis insulin. Pasien ini saya rawat bersama dengan dokter bedah RS Avicenna Bireuen.

Empat pasien lainnya adalah penderita hipertensi, anemia, gastritis, dan diabetes mellitus tanpa luka kaki. Akhir-akhirnya ini memang saya banyak merawat pasien dengan diabetes. Umumnya mereka mengeluh badan terasa lemas, mual dan kesemutan di kaki dan tangan mereka. Keluhan-keluhan tersebut sangat erat kaitannya dengan kadar gula darah. Apabila kadar gula tidak terkontrol, maka keluhan-keluhan tersebut akan semakin sering muncul.

Sementara itu, seorang ibu parah baya yang mengalami anemia (kekurangan hemoglobin), hari ini sudah saya perbolehkan untuk rawat jalan. Saat masuk ke rumah sakit, Hb (hemoglobin) pasien ini adalah 4,5. Setelah mendapatkan transfusi 4 kantong, saat ini Hb nya telah mencapai 10,2. Pasien ini awalnya mengalami perdarahan saluran cerna, yang menyebabkan banyak kehilangan darah sehingga Hb-nya turun. Untuk foto-foto pasien, tidak bisa saya tampilkan disini, untuk menjaga privssi pasien.

Santai Sejenak di Optimum Prime
Setelah memeriksa pasien-pasien tersebut, saya pergi ke sebuah kedai kopi moderen di Kota Bireuen. Kedai kopi tersebut adalah Optimum Prime, yang berada di jalan Medan-Banda Aceh, tidak jauh dari Simpang Empat.

Hari ini saya tidak menikmati secangkir espressso. Tadi malam saya telah meminum tiga cangkir espresso di Coffee Beans Shop. Jadi, sore ini saya menyicipi secangkir teh panas. Teh adalah minuman penghangat yang dapat meningkatkan mood.

7FCCA25C-71E3-4CCA-87ED-7AF4C0DE1B99.jpeg

Teh yang disajikan adalah Teh Dilmah, Green Tea. Citarasanya enak dan segar. Teh Dilmah memang sangat terkenal, dan sering disajikan pada tempat-tempat eksotik ataupun hotel-hotel berbintang. Walaupun memang, Teh Dilmah bukanlah teh nomor terbaik di dunia. Tidaklah sebanding dengan Teh Sencha di Jepang ataupun Teh Hitam Kayu Aro yang tumbuh di kaki Gunung Kerinci di Jambi.

FDDB7401-DF02-4FEF-9CBA-41272DB56CDF.jpeg

Sembari menyicip Teh Dilmah panas tersebut, mata saya tertuju pada sebuah foto yang dibingkai. Foto itu disematkan pada sebuah dinding. Foto tersebut menjelaskan manfaat kopi untuk kesehatan. Cukup menarik, sehingga saya menjepretnya dan saya share disini, siapa tahu bermanfaat bagi kita semua.

59AFF342-D85C-47C3-8F29-192B7486E734.jpeg

Sore hari ini tidak terlalu ramai pengunjung Optimum Prime. Tampak sepi, hanya beberapa meja saja yang terisi. Namun, saya menyukai suasana hening seperti ini, sehingga saya dapat tenang menulis postingan untuk saya share pada sosial media blockchain. Saya sangat menikmati aktivitas menulis ini. Menulis itu membuat kita fresh dan bersemangat, tentunya dapat membuat otak kita bekerja, sehingga kita bisa fresh dan happy.

84D10634-C3E6-4F66-A306-1700B303C104.jpeg

Saya pikir memang akhir pekan itu harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan bersama keluarga atau sahabat-sahabat. Apabila bisa piknik tentu lebih bagus, apabila tidak piknik, maka kita harus melakukan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan, supaya pada hari Senin, kita dapat bekerja dengan semangat tinggi.

Malam harinya, saya melakukan sejumlah jalan kaki di treadmill. Tapi sayangnya, saya lupa menaruh handphone di saku celana, sehingga tidak terhitung ke dalam jumlah langkah pada actifit. Sayang sekali.
This report was published via Actifit app (Android | iOS). Check out the original version here on actifit.io


1580
Walking,Daily Activity,Treadmill

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!