Rasa Dingin Terobati Kala Menyantap Bakso Rindu Malam

in SteemZzang •  2 months ago 


Bakso campur Rindu Malam. (Dok. pribadi)

Hmmm..... waktu itu, hujan mulai reda tapi rasa dingin masih menerpa dan terasa di badan walaupun pada saat itu jas hujan masih belum saya lepas. Memang saat itu, saya sedang menaiki motor habis perjalanan dari luar kota dan habis diguyur hujan deras pada saat perjalanan. Beruntunglah, ketika sedang memasuki jalan Ciliwung di Surabaya, hujan mulai reda tapi walaupun begitu hawa dinginnya masih terasa.


Suasana dalam ruang makan bakso Rindu Malam. (Dok. pribadi)

Untuk mengobati rasa dingin yang sudah menjalar di badan ini, saya coba-coba mencari makanan hangat dan tiba-tiba teringat ada sebuah warung bakso yang ada di ujung jalan Ciliwung, Surabaya. Dengan reaksi cepat saya segera mengarahkan motor yang saya tumpangi untuk menuju warung tersebut.

Tak perlu lama untuk menemukan warung tersebut, karena terletak berada di belokan perbatasan jalan Ciliwung dan jalan Adityawarman. Apalagi warung ini memang sudah dikenal banyak orang dan ramai pengunjung. Jadi gampang untuk menemukan letak warung bakso Rindu Malam ini.


Lokasi bakso Rindu Malam sesuai Google Map. (Dok. pribadi)

Ketika sudah sampai, segera saya melepas jas hujan dan helm yang melekat di kepala ini. Saat itu warung memang agak ramai tapi tidak seramai seperti biasanya, mungkin karena pada saat itu masih hujan rintik-rintik sehingga tidak banyak pengunjung yang mampir di sana.

Saya segera melangkah masuk ke dalam dan sebelum saya sempat membaca seksama menu yang ada di dinding dalam warung ini, seorang pramusaji perempuan yang manis langsung menyapa saya sambil menanyakan pesanan saya. Alhasil saya agak bingung menentukan pilihan karena baru pertama kali mampir di warung bakso yang terkenal ini, tapi tak perlu lama saya berpikir dan langsung melihat tulisan bakso campur dan segelas es teh seperti yang ada di daftar menu.

Setelah menunggu beberapa saat, pesanan saya tiba, semangkok bakso campur. Hmmm..... segera saya santap hidangan hangat ini, apalagi saat itu cuaca sedang dingin-dinginnya. Terasa lega badan ini setelah menyantap makanan hangat ini. Rasanya memang seperti bakso kebanyakan tapi ini bukan jenis bakso murahan dan memang layak disantap karena rasanya memang pas di lidah saya.

Masalah harga....... waduh saya lupa! Saya baru menulis mengenai warung bakso ini setelah seminggu lalu menyantapnya, tapi saya coba-coba ingat kisaran harganya berada di Rp. 15.000,- . Walaupun begitu bakso ini cukup layak untuk dicoba kalau kita sedang melewati jalan ini. Oh iya! hampir lupa di sana juga ada live music yang dibawakan oleh para senior seniman lokal yang menyanyikan lagu-lagu populer dan nostalgia. Jadi sambil menikmati bakso kita bisa mendengarkan alunan merdu dari para seniman lokal ini. (hpx)

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Kawan lama apakabar...