Marah Roesli, Hari Ini Dalam Sejarah

in hive-152587 •  last month 

1565174343_1-org.jpeg


Source

53 tahun yang lalu Indonesia kehilangan tokoh sastrawan terkemuka.

17 Januari 1968, sastrawan bernama lengkap Marah Roesli bin Abu Bakar, meninggal dunia di Jawa Barat, pada usia 78 tahun.

Marah Roesli tumbuh dalam keluarga bangsawan. Ayahnya asli Padang, Sumatera Barat, yang bergelar Sultan Pangeran.

Sementara ibunya seorang Jawa, orang Jawa, yang merupakan salah satu keturunan Pangeran Diponegoro. Meski lebih dikenal sebagai sastrawan, Marah Roesli sebenarnya seorang Dokter Hewan.

Ia terus berkarir sebagai Dokter Hewan, hingga pensiun, walaupun telah menjadi sastrawan terkenal. Karyanya yang paling populer adalah "Roman Siti Nurbaya", yang terbit tahun 1920.



memang jodoh cover.jpg
Source

Dalam sejarah Indonesia, Marah Roesli tercatat sebagai pengarang roman yang pertama dan diberi gelar sebagai bapak moderen Indonesia.

Selain Siti Nurbaya, ada lagi novel yang berjudul "Memang Jodoh."

Jadi seorang laki-laki yang akan menikah dengan orang Padang. Kalau laki-laki kan dibiayai, ditanggung semuanya. Tapi karena dia nya sebagai laki-laki, tidak mau, gengsi lah. Inikan tanggung jawab gua, istri saya, jadi saya yang harus menafkahi. Karena bimbang dia merantau ke Bogor, melanjutkan pendidikan. Dan di sana dia bertemu dengan cewek, atau perempuan yang bukan dari Sumatera. Begitu, ceritanya seperti itu.

Jadi dia merasa oh sebagai laki-laki harus kuat, dia yang bertanggung jawab, begitu ya. Tapi menikah akhirnya banyak bertentangan.

By @midiagam

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!