The Diary Game Season 3, Better Life, Selasa, 29 Juni 2021

in hive-152587 •  3 months ago 

Salam sahabat steemian.

Pagi ini aku begitu malas beraktifitas. Cuaca dingin dan hujan yang turun dari subuh buta, membuatku malas keluar dari kehangatan selimut. Usai sholat, aku kembali bergelung dalam selimut tebal. Walaupun pendingin ruangan sudah dari tadi ku matikan, tetap saja suhu dingin nya terasa menusuk tulang.

Aku baru beranjak dari tempat tidur saat Sikecil ku terbangun karena ingin ke kamar mandi. Meskipun dia masih memakai popok saat tidur, tapi kalau sudah terbangun, dia tidak akan mau pipis di popok. Setelah selesai urusan di kamar mandi, aku mengajak Sikecil kembali tidur dengan menepuk-nepuk lembut punggungnya. Salah satu kebiasaan nya, yang belum bisa hilang sampai hari ini.

Setelah menidurkan Sikecil, aku tidak bisa lagi terlelap. Aku bangkit menuju dapur, dan mulai sibuk menyiapkan sarapan. Berada di depan kompor membuat badan ku terasa lebih hangat. Sambil menunggu masakan matang, aku membersihkan rumah dan merapikan mainan anak-anak di dalam tempat nya masing-masing. Sambil menunggu anggota keluarga ku bangun, aku membuat secangkir Milo susu panas dan menyesap nya dengan nikmat.

IMG_20210630_234550.jpg
secangkir Milo plus milk untuk menemani pagiku

Lama berselang, satu persatu anggota keluarga ku terbangun. Aku segera sibuk dengan aktivitas mengurus anak-anak. Hujan yang tiada henti diluar membuat anak-anak ku malas mandi dengan alasan kedinginan. Aku tidak mau memaksakan, yang penting mereka happy. Usai sarapan, kami lebih banyak mengisi waktu didepan televisi, menemani anak-anak menonton serial Ejen Ali yang entah keberapa puluh kali nya. Bahkan mereka sudah hapal dialog yang ada disana.

IMG_20210630_234734.jpg
langit yang masih saja nampak mendung saat siang hari

Siang menjelang, hujan masih awet. Hanya sesekali berhenti dengan langit yang masih saja mendung tanpa sinar mentari. Kami masih betah berada dirumah, menghibur diri dengan berbagai tontonan yang ada. Mendekati pukul 15 sore, Sikecil dan Siabang minta dibuatkan Mie Rebus. Bukan rahasia lagi kalau musim hujan seperti ini, perut lebih cepat terasa lapar.

Aku segera beranjak ke dapur dan membuat mie Ramen pedas. Berhubung anak-anak ku sangat tidak menyukai sayur, aku tidak menambahkan sayur apapun didalamnya. Dua puluh menit kemudian, kami menyantap mie dengan lahap sambil menikmati tontonan yang dibarengi musik alami suara hujan.

IMG_20210630_234811.jpg
Mie Ramen pedas menemani kami di sore yang dingin

Sore harinya, hujan masih juga tidak berhenti. Sikecil yang memang tidak pernah betah dirumah, mengajak ayahnya untuk jalan-jalan, dengan alasan kepengin membeli cemilan dan biskuit di Alfamart. Aku tidak ikut serta karena masih banyak pekerjaan rumah tangga yang belum ku selesaikan. Aku hanya menitipkan pesan agar mereka tidak lupa membeli popok untuk Sikecil.

Setelah mereka pergi, aku segera membereskan rumah dan seisi nya. Setelahnya aku mandi meskipun badan terasa menggigil. Sambil menunggu anak-anak dan suami pulang, aku mengkurasi postingan kawan-kawan peserta diary game dengan ditemani cemilan kesukaan ku Chitato.

IMG_20210630_202123.jpg
menikmati cemilan favorit ku saat sedang bekerja

Azan Maghrib terdengar, pekerjaan ku usai sudah, bertepatan dengan pulangnya anak-anak dari acara belanja mereka. Aku dan suami segera sholat Maghrib saat anak-anak ku sibuk dengan aneka biskuit yang mereka beli.

Setelah sholat, aku meminta suami untuk melihat keadaan Siadek dan Sikakak yang masih menginap dirumah neneknya. Suamiku segera pergi dengan keadaan diluar yang masih hujan rintik-rintik. Aku mengajak Sikecil dan Siabang untuk mengaji sejenak, dan sekitar jam 21 malam, aku mengajak mereka ke kamar untuk beristirahat.

Aku tidak bisa ikut beristirahat karena masih harus menunggu suamiku pulang dari menjenguk anak-anak kami yang lain.
Sekitar jam 23 malam, suamiku tiba dirumah. Kami masih mengobrol lama tentang banyak hal. Setelah sholat Isya, dan waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam, kami segera beristirahat.

Sekian diary ku hari ini, terimakasih bagi teman-teman yang sudah bersedia mampir.

Join Our Discord Channel

U5drvWcwdAcNGA6APYbtD9gncpFnaN1.gif

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Ayunda, kok jarang hadir di beberapa pertemuan Steemian? apa mungkin kita belum jodoh 😂✌️

Mungkin.😂😂😂

Pertama, saya sibuk. Yang kedua, saya nggak di ajak. Yang ketiga, karena nggak diajak, ya nggak mungkin saya sok2an datang. Memang saya siapa gitu loh?
🤭🤭

wkwk siap kak, kalo kami buat Meet Up "The Youth Steem" kk siap hadir? biar kami lebih bersemangat gitu kk CR juga kan? sama dung kayak CR lainnya disegani 😂✌️

Insha Allah kalau waktunya pas dan tidak ada kesibukan. CR lainnya laki-laki. Mau kemana-mana gampang. Beda dengan saya, ibu rumah tangga plus wanita karir dan plus-plus lainnya. 😃😃😊

ajak pak Hussani barengan kan bisa kak wkwk ✌️

Bisa kalau dia juga di ajak. 😃😃

Siap kak

👍👍😃

Seb Mangat kupi nyan, ngen mie, ro ie Babah teuh

Na yang leubeh Mangat Lom. Na penasaran neuh? Nak long peugah Pue tra nyan.🤭🤭😂

Pue teuma nyan, bit penasaran teuh, neusah manteng watee meurumpok beh, bek hinoe Hana Mangat jidengo le @bangmimi entrek 🤭😂😂

pasti ade ngen kuah tuhee ✌️😂
legend pada masanya cut kak 😂

😂😂

ajari moderator kak 😂

🤣🤣🤗

Bereh @bangmimi meuphom that selera kamoe tuha😃😃

🤭🤭🤭🤭🤣🤣