Memaafkan

in hive-107252 •  2 months ago 

memaafkan.jpg


Source

Saya dulu pernah punya pengalaman, masalah dengan rekan bisnis saya. Sebenarnya saya enggak tau punya masalah apa, tiba-tiba kita kayak lost contact gitu. Terus sampai sekarang sih sudah jarang kontek, sudah jarang komunikasi segala macam.

Saya sudah nanya berkali-kali masalah saya apa, kan kalau dikasih tau kan enak, jadi kita bisa introspeksi diri. Tapi dia sendiri enggak mau ngasih tau, terus tiba-tiba dia menghilang.

Kalau saat ini sudah biasa saja sih. Sebenarnya kalau saya pribadi untuk tetap mendendam, untuk apa lah itu. Kita sendiri sebenarnya yang rugi. Mungkin memang benar ya, saya bisa kasih contoh. Tapi yang saya katakan oleh saya tadi, bahwa memaafkan dan tidak memaafkan, itu hak anda, itu memang pilihan anda. Tapi kalau anda memaafkan, sebenarnya untungnya adalah diri kita sendiri. Berikanlah maafmu, bukan karena mereka layak mendapatkannya, tapi tapi karena kita layak mendapatkan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan.



hipwee-forgiveness5.jpg
Source

Saya akan memberikan sebuah ilustrasi, kalau di Afrika itu ada banyak hewan-hewan. Dan salah satunya adalah monyet liar. Jadi kalau di Afrika itu ada cara yang paling simpel, paling mudah untuk seorang pemburu untuk menangkap monyet-monyet liar ini. Caranya dengan memakai sebuah toples. Jadi sebuah toples dimana ujungnya kecil dan panjang. Dan di dalam toples itu ditaruh kacang. Jadi kacangnya di taruh di dalam toples, dan toplesnya di tanam di tanah.

Suatu hari akan ada monyet-monyet yang datang kesana, dia akan tertarik karena ada kacang kesukaannya, dan dia akan mengambil kacang tersebut. Tapi tanpa dia sadari itu adalah sebuah perangkap.

Kenapa ? Karena ketika monyet itu memasukkan tangannya kedalam toples untuk mengambil kacangnya, dia akan menggenggam kacang tersebut. Dan dia akan berusaha mengeluarkan dari toples itu.

Tapi apa kira-kira bisa atau enggak ?

Enggak bisa.

Semakin dia tarik, semakin dia terluka. Semakin juga dia tidak bisa melepaskan diri. Tapi itu terus terjadi, itu terus bersikeras memegang genggaman kacang-kacang tersebut. Sampai pemburu datang, dan pemburu dengan mudahnya menangkap monyet liar tersebut.

Sebenarnya cara melepaskan diri kan gampang. Anda tau gimana caanya ? Ya, dilepasin saja. Tapi berapa banyak dari kita yang melakukan hal dan kebodohan yang sama. Kadang kita enggak sadar, kita memasukkan tangan kita kedalam toples itu dan kita menggenggam yang namanya kebencian, dendam, sakit hati, kesal, dan semakin kita genggam, semakin kita berusaha untuk melepaskan, semakin kita terluka.

Aduh gimana ya, kenapa saya gak bisa bebas dari perasaan ini ?

Karena kita masih menggenggam dendam tersebut, sakit hati tersebut. Padahal cara yang paling mudah untuk bisa membebaskan diri kita dari perasaan sakit itu adalah dengan melepaskan.

Lets go, mengikhlaskan.

Jadi walaupun tidak mudah, harus berusaha untuk melepaskan. Karena pada akhirnya, siapa yang paling mendapatkan manfaat dari memaafkan, diri kita sendiri.

Semoga bermanfaat.

Best Regards

@fackrurrazi

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!