The Diary Game Season 3, Better Life, Selasa, 24 November 2020 (Merawat Anak Sakit)steemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  2 months ago 

Pagi ini saya terbangun jam 3.30 pagi. Suhu kamar begitu dingin. Di tambah dengan di luar rumah terdengar suara hujan lebat. Saya semakin merapatkan selimut dan berusaha memejamkan mata kembali. Sebelumnya, saya memastikan alarm sudah aktif, agar saya tidak terlambat bangun hari ini. Saya kembali terbangun saat dering alarm terdengar. Saya matikan segera agar tidak mengganggu anak-anak yang sedang lelap tertidur.

Semalam, mereka berdua beberapa kali terbangun karena badannya masih panas, ditambah hidung meler yang membuat agak kesulitan bernafas, dan di perparah dengan batuk yang mulai sesekali datang. Namun syukurnya, saat saya bangun pagi dan mengecek suhu tubuh mereka, panasnya sudah hilang.

IMG_20201125_171821.jpg
obat yang saya berikan untuk mengobati gejala penyakit anak-anak

Setelah memastikan demam anak-anak sudah turun, saya segera beranjak dari kamar. Aktivitas pagi hari saya sudah menunggu, memasak untuk keluarga dan membereskan seisi dapur dari peralatan dapur yang kotor. Selesai kegiatan di dapur, saya hanya membangunkan si kakak saja, sedangkan sikembar saya biarkan mereka tertidur pulas agar mereka cepat membaik. Tak lupa saya juga mengirim pesan untuk wali kelas si kembar untuk memberitahu bahwa mereka berdua kurang sehat.

Hari ini hanya si kakak yang bersekolah. Karena hujan masih deras saat si kakak mau ke sekolah, akhirnya suami berinisiatif untuk mengantarkan si kakak kesekolah, agar tidak kebasahan. Hari ini sebenar nya saya memiliki jam mengajar selama empat jam pelajaran, namun karena anak-anak sakit, saya hanya bisa meminta izin libur.

Padahal malamnya, kepala sekolah kami sudah mengirim pesan di grup WA sekolah, bahwa kami semua di haruskan hadir semuanya pada jam 7.30 pagi, karena ada webinar langsung dari Gubernur dan kadisdik provinsi Aceh. Namun apa boleh buat, tak mungkin saya tinggalkan anak-anak yang sedang sakit seperti ini.

Sebenarnya kalau hanya pilek dan batuk saya tidak akan terlalu khawatir. Namun kalau anak-anak sudah demam tinggi, saya paling resah, takutnya mereka kejang-kejang dan lain sebagainya. Meskipun tidak ada anak-anak saya yang sampai sebegitu parahnya saat demam tinggi, namun saya tetap khawatir.

IMG_20201125_174618.jpg
materi saat webinar yang di kirimkan kawan melalui grup WA

Tapi walaupun saya tidak hadir ke sekolah hari ini, saya tetap mendapatkan kiriman gambar melalui WA, yang dikirimkan kawan-kawan yang mengikuti webinar hari ini. Dari teman-teman saya juga di beritahu inti webinar ini adalah bagaimana cara pencegahan Covid-19 dalam situasi sekarang ini. Jadi meskipun saya hanya di rumah mengurus anak-anak, saya tetap bisa mengikuti jalannya webinar melalui beberapa foto yang di kirimkan teman-teman.

IMG_20201125_171000.jpg
mangga Arum Manis yang di beli suami sepulangnya dari bekerja

Jadi sepanjang pagi ini, sambil mengurus anak-anak, saya selalu meluangkan waktu membuka grup WA sekolah, agar tidak ketinggalan berita. Menjelang siang, suami pulang dengan membawa pulang Mangga Arum Manis. Saya segera mencuci bersih mangganya dan memotong kecil-kecil. Anak-anak awalnya tak mau saat saya tawarkan. Namun saat mereka mencicipi rasanya yang sangat manis, mereka langsung minta lagi dan lagi.

IMG_20201125_171734.jpg
potret mangga Arum Manis yang sudah siap untuk di nikmati

Sekitar jam 12 siang hujan mulai berhenti dan langit mulai nampak cerah. Dan jam 2.30 siang matahari mulai menampakkan diri. Saya segera mengeluarkan kain jemuran yang dari dua hari lalu belum kering akibat hujan dan mendung terus menerus. Setelahnya saya mengajak anak-anak beristirahat siang. Supaya kondisi mereka cepat pulih seperti sedia kala.

Malam ini saya kembali membebaskan si kembar dari kewajiban nya belajar mengaji dan baca tulis. Setelah makan, dan bersantai sejenak, saya mengajak mereka beristirahat. Setelah mereka terlelap, saya mengisi waktu dengan membereskan buku mewarnai si kecil, sambil menunggu suami pulang dari menjemput si kakak di tempat nya mengaji.

Sekian kisah saya hari ini, terimakasih bagi teman-teman yang sudah berkunjung ke postingan saya.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Aku fokusnya ke mangga Tante, karena aku suka banget sama mangga. Dan kemarin baru saja kami panen mangga. Mangga Lokmai

Giliran panen mangga, nggak bilang2 si Om ini. Enggak asyik.
Kami panen juga, di pasar. 25 sekilo. 😀😀

🤣🤣🤣🤣🤣
Ayo lah ke Pijay, tinggal petik sendiri..

Kirim lah. Titip ama bang @el-nailul. Mau ya bang @el-nailul?

Tidak menerima titipan,,,🤣🤣🤣

Aissssss..... **lit. 🤭🤭🤭

Ini bukan pelit Tante, soalnya harus petik sendiri..

IMG_20201125_213054.jpg

Ini ya pohonnya, buahnya lebih banyak tersembunyi di dalam daun...😀😀😀

😍😍😍😍😍😍😍😍
Suruh bang @el-nailul. Dia jago manjat. 🤭🤭😀

  ·  2 months ago (edited)

Bagi dong mangganya om @anroja 😁.

Ke rumah dong mas

Hahaha.... Nanti saya ke sana klo program mindset saya sudah sukses 😁. Sekarang mah belum bisa kemana-mana dulu, cukup bolak balik rumah dan kantor 😁.

Di tunggu dengan sabar mas..😀😀

Saludos desde Venezuela
Grettings from Venezuela
Hope your kids go well soon.

#onepercent

#venezuela

Thank you so much @yokondap.

you are welcome

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

And thank you for setting your post to 100% Powerup.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team

Your most welcome and thank you so much for your support

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Curated by @blessed-girl

r2cornell_curation_banner.png

Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.

Thank you so much @blessed-girl

Semoga lekas sembuh anaknya...

Aamiin. Terimakasih.😊😊

Betul bu @ernaerningsih, kalau sekedar batuk pilek itu sudah tidak aneh bagi anak-anak kita, karena prosesnya pasti kita alami. Belum lagi terkadang anak-anak kita suka minum es ataupun permen. Tapi kalau sudah demam dan panas, kita sebagai orang tua pasti panik dan terus memantau keadaan dan kondisi anak-anak kita. Meskipun ke dokter pun, pasti hanya di berikan obat parasetamol penurun panas. Saya sendiri yang sedikit banyak tahu tentang dunia kesehatan, kalau anak sudah sakit panas, saya juga was-was dan super galau 😁😁😁.

Kalau masalah buah mangga, itu favorit buah kesukaan kami 😁.

Betul itu mas. Saya takutnya step. Makanya kalo anak demam, saya lebih memilih libur kerja. Terimakasih mas @alhasan sudah mampir. 😊

Apakah ada obat penumbuh bulu yang tidak mengandung kimia sama ibuk?

Maaf, saya tidak mengerti pertanyaan nya. Saya guru bukan jualan obat.

Oh salah lihat kakak maaf-maaf, lon Pike droeneuh na Depot obat heheh, maaf kakak ya

👍👍👍😊😊