The Diary Game [Sept 10, 2021] A busy Friday of Blessings |

in hive-103393 •  last month 

01.jpg
Mengantar Dek Rafa ke sekolah.


Seperti kemarin dan kemarinnya lagi, aku mengantar Dek Rafa ke sekolah tanpa mandi terlebih dahulu. Kalau harus mandi, Dek Rafa bisa terlambat ke sekolah. Jadi, mandi bisa ditunda sampai nanti. Aku tidak terlalu sibuk di hari Jumat.

Setelah mengantar Dek Rafa ke sekolah yang terletak tidak terlalu jauh dari Kampus Lancang Garam, sembari pulang aku mengajak Bunda sarapan di nasi kari Simpang Asmi di samping BNI Lhokseumawe.

Di sini selalu ramai, termasuk di hari Jumat. Kami menghabiskan waktu sekitar 25 menit di sana dan kemudian membeli satu bungkus nasi untuk Kak Uci dan Kak Ami di rumah. Kemarin kami membeli dua bungkus untuk mereka berdua dan nasinya tidak habis. Jadi, pantas saja mereka berdua agak kurus.


02.jpg
Sarapan dengan Bunda di nasi kari Simpang Asmi.


03.jpg
Mengirim novel Cinta Dalam Secangkir Sanger kepada Dek @herimukti melalui Kantor Pos Indonesia.


Setelah itu, kami pulang dan aku baru mandi pagi. Agenda berikutnya adalah mengirim kumpulan cerpen Cinta Dalam Secangkir Sanger untuk Dek @herimukti di Pidie Jaya. Aku memang menjual antologi cerpen tentang konflik di Aceh itu seharga 1 #SBD per ekslemplar.

Terima kasih buat @herimukti yang bersedia membeli buku fiksi tersebut. Itu berarti menghargai kerja keras saja menulis serta membuat saya lebih bersemangat menulis.

Saya mengirim buku tersebut melalui Kantor Pos Indonesia karena sebelumnya ada seorang guru di Meulaboh, Aceh Barat, membeli buku dan saya terkejut ketika mengirim via Pos Indonesia, ongkos kirimnya hanya Rp10 ribu. Padahal, waktu itu saya mengirim dua eks buku yang berarti lebih berat.

Kalau mengirim dengan L-300 pun biaya minimal Rp20 ribu satu paket. Mungkin kalau ke Meulaboh bisa lebih mahal. Selain itu, saya merasa pelayanan Pos Indonesia sudah semakin baik belakangan ini.


Cinta Dalam Secangkir Sanger_01.jpg
Kaver Cinta Dalam Secangkir Sanger.


05.jpg
Salat Jumat dengan anak-anak dan kawannya.


Di Kampus Lancang Garam, aku mulai menyiapkan bahan ajar semester ganjil ini. Aku berencana hanya mengajar sekitar 12 SKS saja semester ini agar memiliki lebih banyak waktu untuk mewujudkan target di bidang lain.

Hari ini seperti Jumat pekan lalu, Bang Atha dan Dek Rafa minta salat Jumat di Masjid Baiturrahman. Mereka sudah mengajak kawan-kawannya ikut. Jadi, aku harus pulang lebih awal lagi.

Dan seperti pekan lalu, Dek Rafa mengajak minum setelah salat Jumat usai. Aku menyepakati, tetapi mereka hanya bisa minum es teh hijau, tidak memilih berbagai jenis minuman seperti pekan lalu. Masalahnya, pertama harganya lebih mahal dan kedua, hari ini mereka mengajak lebih banyak kawan.

Ternyata Bejee belum buka meski salat Jumat sudah selesai. Aku jadi ingat sebelum pulang tadi juga singgah di Bejee dan mereka sudah tutup. Dua kali aku gagal membeli kopi di Bejee.

Kami kemudian membeli juice di jalanan sambil pulang. Setelah anak-anak turun, aku kembali ke kantor. Sorenya ada janji dengan Raisa untuk membahas perkembangan pementasan, tetapi hanya kami berdua karena Koko sedang dalam perjalanan dari Bireuen.

Aku tetap memilih duduk di Bejee karena lebih dekat dengan kantor. Dan kali ini Bejee sudah buka. Berarti kali ketiga baru bisa ngopi di Bejee.

Sebelumnya, setelah salat Jumat aku juga mengajar di hari pertama di PDPK FEB Unimal. Mengajar via daring sama sekali tidak menyenangkan.[]


04.jpg
Perkuliahan pertama di Program D-III Kesekretariatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Bocil-bocil Kompak that deng foto ngen komandan, yang paleng jauh itu sampe payah cingklet, nyanban semangat 😅

Wish you always happy

Payah lake ampon bak blo coklat keu pasokan rungkhom. Es coklat meuhai di Bejee, hehehehe...

Bit keuh wajah ceria-ceria that loen kalen pasukan rungkhom, terutama yang paling depan, sep senang jih, uroe raya abeh 😂 Hna masalah meuhai, yang peunteng na tabungan sbd.

SBD mantong leumoh. Preh wate teuga...

Pergerakan sbd begitu cepat, payah kontrol beu get 😁

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.

@ernaerningsih.